Mentari tepat di atas kepala saat nakita tiba di beranda rumah Sabria Sagita Kono (35). Sambil menunggu Sabria yang sedang di-make up, nakita menikmati teh dingin di kursi besi dengan naungan tenda payung. Tiba-tiba ada suara memanggil dari belakang sambil mengentak-entakkan kaca jendela. Wow, sesosok mungil tampak tersenyum manis di baliknya. “Halo Om, ini Kale!” kata sang pengasuh. “Hai, kamu lucu banget!” Kami pun bermain cilukba bersama. “Ia memang murah senyum dan sangat akrab,” ujar Sabria sambil melirik Kale yang terus tersenyum. Sesi foto pun dimulai, dengan diselipi perbincangan bahwa pesinetron ini belum mau kembali ke dunia keartisan. “Aku tidak bisa kalau anak-anak telantar, kasihan,” kata ibu Kalampati Sinarra Febrian (1,5) dan Jamaika Fosteriano Febrian (4) ini.

“Kalau ada tawaran syuting atau foto, ya kalau mau di rumah saja,” tambah salah satu mantan pemeran di sinetron komedi “Tawa Sutra” ini. Jikapun menerima tawaran syuting seperti acara “Talk Show” di teve, ia selalu minta izin untuk membawa anaknya. “Soalnya Kale masih ASI,” ujar Sabria yang juga pernah menjadi presenter acara olahraga di televisi. Frekuensi keluar rumah Sabria memang kontras dengan sang suami, Rio Febrian (34), yang hampir setiap akhir pekan ke luar kota. “Sekarang dia lagi di Banjarmasin,” kata Sabria. Tak masalah, sebab ia bisa bermain sepuasnya bersama Jame dan Kale. “Seru banget punya dua anak laki-laki. Mereka mulai rebut-rebutan, tapi saya selalu mengajarkan untuk minta maaf supaya mereka tahu tentang kesalahan.” Seperti yang terjadi saat itu, Kale menghancurkan pin boling yang sudah ditata Jame. Sabria pun meminta Kale untuk minta maaf dengan membantu Jame menatanya lagi.

Ini mainan favorit Jame dan Kale: susun balok. “Ayo kita susun!” ajak Sabria. Jame pun mengajari Kale membuat kendaraan, gedung, dan hewan. “Tapi Jame suka kesal karena Kale suka berantakin,” kata Sabria. Hmm… namanya juga anak-anak ya, Mam! “Ayo, pin bolingnya ditata!” pinta Sabria. Jame pun menatanya. Belum selesai Jame menata, “Buerrr!” Kale sudah membuatnya berantakan. Tapi Jame tidak kesal, ia menata lagi. “Seru kan!” kata Sabria yang begitu menikmati aktivitas bersama anakanaknya. Jame dan Kale sudah diajarkan kemandirian, salah satunya memakai sepatu sendiri. “Begini lo caranya!” kata Sabria mengarahkan. Ia senang karena kedua buah hatinya juga sudah terbiasa meletakkan sepatu di raknya.

Simak juga informasi lengkap mengenai tempat terbaik kursus persiapan IELTS di Jakarta.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *